Asam Lambung Pada Lansia

Asam Lambung Pada Lansia Mei 2018

Rentannya usia senja untuk mengalami asam lambung memang dikarenakan penurunan beberapa fungsi tubuh seperti esofagus yang menjadi penghalang atau katup pada proses mencerna makanan. Bagi para lansia penyakit asam lambung adalah gangguan pencernaan yang paling banyak terjadi.Dari sekian banyak penyakit yang menjamur pada lansia asam lambung menduduki peringkat teratas dalam masalh penyakit yang diderita. Sehingga penjualan obat asam lambung memang didominasi pembeli dari kalangan lansia. Sering terjadinya asam lambung pada lansia menjadi indikasi bahwa masalah pencernaan adalah masalah yang paling umum diderita oleh para manula. Kemungkinan penyakit lain yang berkaitan dengan pencernaan menjadi mudah untuk di derita para lansia.

Penyakit ini bisa menjadi masalah yang serius bagi lansia.Karena dengan berkurangnya nafsu makan pada lansia yang terjadi merupakan gejala asam lambung dapat menurunkan kondisi dari lansia itu sendiri. Beberapa alasan lansia lebih sering terkena asam lambung dibandingkan orang dewas pada umumnya adalah sebagai berikut :

Alasan yang pertama adalah lemahnya kondisi kesehatan dari katup tenggorokan.

Yang kedua adalah ketika lansia memiliki beberapa penyakit lain yang menggunakan obat-obatan tertentu yang akhirnya melemahkan lemahnya oto katup tenggorokan atau menjadi kendor sehingga kurang dapat menutup saat proses pencernaan.

Hal yang ketiga peningkatan berat badan yang sering terjadi pada lansia, juga bisa menyebabkan penyakit asam lambung terjadi. Lemak yang menumpuk di perut dapat menekan lambung, sehingga meningkatkan tekanan di dalam organ pencernaan.
Gejala asam lambung yang dapat diamati pada lansia antara lain :

  1. Mengalami batuk kering.
  2. Suara yang serang
  3. Seperti merasa ada benjolan di tenggorokan.
  4. Kesulitan untuk menelan.
  5. Nafsu makan berkurang
  6. berat badan menurun
  7. Sensasi panas di ulu hati.

Pencegahan asam lambung bagi lansia dengan melakukan langkah-langka sebagai berikut :Menghindari konsumsi cokelat, jeruk, tomat, cuka, makanan pedas, dan makanan yang mengandung lemak tinggi karena dapat menaikan asam lambung.

  1. Menjauhi konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda. Jenis minuman ini dapat menyebabkan otot katup tenggorokan rileks dan meningkatkan risiko asam lambung naik kareana memiliki kadar kafein yang tinggi.
  2. Makan dalam frekuensi yang sering tetapi porsi yang lebih sedikit.
  3. Setelah makan hindari mensejajarkan posisi tubuh seperti rebahan atau berbaring. Untuk tidur minimalnya 3 jam setelah makan sangan danjurkan. Guna memperkecil kemungkinan asam lambung naik ke esofagus.
  4. Posisikan kepala lebih tinggi dari badan kurang lebih tingginya 15- 20 cm dari posisi badan.
  5. Melonggarkan pakaian atau celana pada bagian pinggang dan perut. Hal ini dilakukan agar tidak menambah rasa sakit di bagian perut.

Sumber : http://www.goldengamat.co.id/obat-asam-lambung


Harga Terbaru Lainnya