Beranda » Bell`s Palsy » Sembuh Dari Stroke yang Lumpuhkan Wajahnya, Ini Perjuangan Fahmi Bo, Pantang Makan yang Bersantan

Sembuh Dari Stroke yang Lumpuhkan Wajahnya, Ini Perjuangan Fahmi Bo, Pantang Makan yang Bersantan

Dilihat 68x | Tags Bell`s Palsy,

Sembuh Dari Stroke yang Lumpuhkan Wajahnya, Ini Perjuangan Fahmi Bo, Pantang Makan yang Bersantan Oktober 2019

Fahmi Bo menjadi salah satu selebritis yang sembuh dari penyakit stroke. Sekitar delapan bulan lalu, Fahmi terserang stroke ketika mandi usai mengaku pusing selama beberapa hari.

Saat menjalani perawatan pun, Fahmi Bo diwajibkan untuk menelan setidaknya 27 butir obat setiap hari.

Obat Stroke Bell`s Palsy Nutrinext Kapsul

Melihat kondisi Fahmi Bo yang harus istirahat total karena stroke membuat publik ikut prihatin. Lelaki yang biasanya terlihat bugar dan penuh semangat itu mendadak tidak bisa melakukan aktivitasnya seperti biasa. Lantas, bagaimana kondisi Fahmi Bo sekarang setelah delapan bulan menjalani perawatan untuk penyakit strokenya?

Melansir sebuah tayangan infotainment, laki-laki 46 tahun ini menuturkan kalau dirinya merasa lebih baik. "Ya, kondisinya alhamdulillah udah mulai sehat, mulai normal muka, yang dirasain tinggal kaki aja yang masih belum begitu kuat banget," ungkap Fahmi. Ia menyebut kalau sudah tak lagi mengalami kendala untuk bicara dan raut wajahnya sudah jauh lebih segar.

Meski kondisinya sudah membaik, Fahmi ternyata masih memiliki daftar pantangan yang tak boleh atau harus dikurangi untuk dikonsumsi. "Makanan yang santan, nggak boleh yang berlemak, jadi gula terutama harus dikurangi atau dihilangkan," kata aktor sinetron Lupus ini. Senada dengan yang diungkapkan Fahmi Bo, penelian menyebut gula dan makanan berlemak sangat berbahaya bagi penderita stroke.

Melansir National Geographic dan Nakita.id, konsumsi gula atau makanan manis bisa meningkatkan kada gula darah dalam tubuh. Dan dalam jangka panjang, hal itu akan menyebabkan masalah jaringan pembuluh darah, diabetes, hingga kerusakan saraf. Makanan manis bisa mengakibatkan obesitas dan memicu atau memperparah penyakit stroke.

Sama seperti gula, makanan mengandung santan atau berlemak juga bisa memperbesar risiko menderita penyakit stroke. Hal ini karena lemak pada makanan akan menjadi pemicu kolesterol tinggi dan akhirnya berubah menjadi stroke.


Harga Terbaru Lainnya